Mendeskripsikan Keindahan Indonesia
Teks deskripsi adalah teks yang berisi penggambaran suatu objek, (tempat, makhluk hidup atau peristiwa) tertentu dengan sejelas-jelasnya dan terperinci kepada pembaca, sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar dan merasakan sendiri sesuatu yang dideskripsikan oleh penulis. Teks deskripsi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
- Menggambarkan objek secara rinci berdasarkan pengamatan pancaindra. Contohnya“Bunga melati itu memiliki kelopak berwarna putih cerah”.
- Fokus pada satu objek secara khusus dan terperinci. Teks hanya membahas tentang satu objek saja misalnya gunung Rinjani, yang dibahas spesifik tentang gunung Rinjani.
- Penggunaan gaya bahasa kiasan atau majas, tujuannya agar memperindah kalimat dan membangkitkan imajinasi pembaca. Contoh penggunaan kalimatnya “Angin berbisik lembut di telinga”, “Ibuku adalah bunga desa yang dipuja banyak orang”
Struktur teks deskripsi
terdiri dari:
a. Identifikasi (Pengenalan Objek) adalah bagian awal
yang memperkenalkan objek yang akan dideskripsikan. Bisa berupa tempat, benda,
hewan, tumbuhan, atau manusia. Contoh kalimat: "Pantai Parangtritis adalah
salah satu pantai terkenal di Yogyakarta yang selalu ramai dikunjungi
wisatawan."
b. Deskripsi Bagian (Ciri – Ciri atau Detail Objek)
bagian inti teks yang menggambarkan ciri-ciri khusus atau bagian-bagian dari
objek secara rinci dan menggunakan pancaindra (penglihatan, pendengaran,
penciuman, perasa, peraba). Contoh kalimat: "Hamparan pasir putih
membentang luas di sepanjang pantai. Ombak bergulung-gulung dengan suara
gemuruh yang khas. Angin laut berhembus sejuk membawa aroma asin khas
laut."
c. Penutup/Simpulan/Kesan Umum adalah bagian akhir
yang berisi kesimpulan, kesan, atau pendapat pribadi penulis terhadap objek
yang dideskripsikan. Contoh kalimat: "Pantai Parangtritis adalah tempat
yang cocok untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam."
Struktur Kebahasaan Teks
Deskripsi
Struktur kebahasaan teks deskripsi adalah ciri-ciri penggunaan bahasa yang digunakan penulis untuk menggambarkan suatu objek secara jelas dan terperinci. Dengan menggunakan unsur kebahasaan tersebut, pembaca dapat membayangkan objek yang sedang dijelaskan seolah-olah melihat, mendengar, mencium, atau merasakannya secara langsung. Agar lebih jelas lagi apa saja unsur kebahasaan yang ada dalam teks deskripsi? Baca dengan saksama ya pembahsannya.
A.
Penggunaan Kata Benda:
Dalam teks deskripsi, kata benda digunakan untuk
menyebutkan objek yang sedang dideskripsikan. Objek yang disebutkan diantaranya
nama orang, profesi, peristiwa, tempat,
benda, hewan, tumbuhan, atau sesuatu yang dianggap sebagai benda/gagasan.
Perhatikan contohnya:
·
Pantai itu memiliki pasir putih, ombak yang
tenang, dan di sepanjan pesisir tumbuh pohon kelapa.
·
Bu Rania adalah seorang guru yang mengabdi di
SMP Pelita Bintang
Kata benda dalam kalimat tersebut adalah pantai,
pasir, ombak, pohon kelapa, Bu Rania, guru, SMP Pelita Bintang
B.
Penggunaan Kata Sifat:
Kata sifat adalah kata yang digunakan untuk
menjelaskan atau memberikan keterangan tentang sifat, keadaan, bentuk, ukuran,
warna, suasana, atau karakteristik suatu objek.
Dalam teks deskripsi, kata sifat sangat penting karena
membantu pembaca membayangkan objek seolah-olah melihat, mendengar, atau
merasakannya secara langsung.
Perhatikan contoh kalimat di bawah ini:
1. Pemandangan
tersebut sangat menakjubkan. Aku
merasa senang berada di pantai ini
Kata menakjubkan
dan senang pada kalimat tersebut digunakan untuk mendeskripsikan berkaitan
dengan seseorang atau pengalaman
2. Taman
itu sangat asri dan sejuk.
Kata asri, sejuk
pada kalimat tersebut digunakan untuk menggambarkan suasana tempat
3. Batu-batu
di tepi pantai berbentuk bulat dan halus.
Kata bulat,
halus pada kalimat tersebut digunakan agar pembaca dapat membayangkan ukuran
atau bentuk objek.
4. Pantai
itu bersih dan indah.
Kata bersih dan
indah pada kalimat tersebut menjelaskan bagaimana kondisi suatu objek.
5. Daunnya
terlihat hijau cerah
Kata hijau cerah
memberikan gambaran visual warna yang jelas.
Perhatikan contoh dalam teks deskripsi di bawah ini.
|
Pantai Anyer memiliki
pemandangan yang indah. Pasirnya putih dan lembut. Air lautnya jernih dengan
warna biru kehijauan. Angin yang berembus terasa sejuk. Suasana pantai
semakin nyaman ketika matahari mulai terbenam. “Jadi, kata sifat
dalam teks deskripsi berfungsi membuat gambaran objek menjadi lebih jelas,
hidup, dan mudah dibayangkan oleh pembaca.” |
|
C.
Penggunaan Kata Konkret:
Kata konkret adalah kata yang menunjuk pada sesuatu
yang dapat ditangkap oleh pancaindra, seperti dapat dilihat, didengar,
disentuh, dicium, atau dirasakan.
Dalam teks deskripsi, kata konkret digunakan agar
objek yang dijelaskan terasa nyata dan mudah dibayangkan oleh pembaca. Kata konkret
memiliki ciri-ciri dapat dilihat oleh mata, dapat didengar oleh telinga, dapat
disentuh oleh kulit, dapat dicium oleh hidung, dapat dirasakan oleh lidah
D.
Penggunaan Kata Kerja
Kata kerja adalah kata yang menunjukkan tindakan,
aktivitas, proses, atau keadaan yang dilakukan atau dialami oleh seseorang,
makhluk hidup, benda, atau sesuatu yang dibicarakan.
Dalam teks deskripsi, kata kerja digunakan untuk
membantu pembaca membayangkan aktivitas atau keadaan objek yang sedang
dideskripsikan.
Contoh:
Burung-burung terbang di atas pantai.
Air laut mengalir dengan tenang.
Angin berembus lembut.
Para wisatawan menikmati pemandangan pantai.
Kata terbang, mengalir, berembus, dan menikmati
merupakan kata kerja.
E.
Penggunaan Konjungsi:
Konjungsi adalah kata yang digunakan untuk
menghubungkan kata, kelompok kata, klausa, kalimat, atau paragraf agar hubungan
antara bagiannya menjadi jelas.
Dalam teks deskripsi, konjungsi membantu penulis
menghubungkan berbagai informasi tentang objek yang sedang dideskripsikan
sehingga teks terasa lebih runtut dan mudah dipahami.
Perhatikan paragraf di bawah ini:
Pantai Anyer
memiliki pasir yang lembut. Air lautnya jernih. Pemandangannya indah. Pantai
itu ramai dikunjungi wisatawan.
Paragraf di atas tidak salah, namun dapat diubah
menjadi paragraf yang lebih padu sehingga hubungan antaridenya lebih jelas.
Pantai Anyer memiliki pasir yang lembut dan
air laut yang jernih. Pemandangannya indah sehingga pantai itu ramai dikunjungi
wisatawan.
Jenis-Jenis
Konjungsi dalam Teks Deskripsi
- Ø Konjungsi Penambahan
- Konjungsi penambahan digunakan untuk menambahkan informasi. Contohnya: dan, serta, juga, selain itu.
- Ø Konjungsi Pilihan
- Konjungsi pilihan digunakan untuk menunjukkan pilihan antara dua hal atau lebih. Contohnya: atau, maupun, ataupun.
- Ø Konjungsi Pertentangan
- Konjungsi pertentangan digunakan ketika terdapat dua informasi yang berlawanan atau berbeda. Contohnya: tetapi, namun, sedangkan, sementara itu.
- Ø Konjungsi Sebab-Akibat
- Konjungsi ini digunakan untuk menunjukkan hubungan sebab dan akibat. Contohnya: karena, sebab, sehingga, akibatnya.
- Ø Konjungsi Waktu
- Konjungsi waktu digunakan untuk menunjukkan hubungan waktu antara suatu peristiwa atau keadaan. Contohnya: ketika, saat, sebelum, setelah, sejak, hingga
- Ø Konjungsi Syarat
- Konjungsi syarat digunakan untuk menunjukkan suatu kondisi atau persyaratan. Contohnya: jika, apabila, asalkan.
- Ø Konjungsi Tujuan
- Konjungsi tujuan digunakan untuk menunjukkan tujuan dari suatu tindakan. Contoh: agar, supaya, untuk.
- Ø Konjunsi Penjelas
- Konjungsi penjelas digunakan untuk memberikan penjelasan terhadap informasi sebelumnya. Contohnya: yaitu, bahwa.
- Ø Konjungsi Urutan
- Konjungsi ini digunakan untuk menunjukkan urutan informasi atau keadaan.
Contoh penggunaan konjungsi dalam
teks di bawah ini:
Pantai Anyer
merupakan salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Pantai ini
memiliki pasir yang lembut dan air
laut yang cukup jernih. Di sepanjang pantai terdapat pohon kelapa serta beberapa tempat untuk
beristirahat.
Saat pagi hari, suasana pantai terasa
sejuk karena angin laut bertiup
perlahan. Air laut terlihat berkilauan ketika
terkena cahaya matahari. Pantai ini cukup ramai, tetapi suasananya tetap menyenangkan.
Pengunjung
dapat duduk di tepi pantai atau
menikmati pemandangan dari tempat yang lebih tinggi. Mereka juga perlu menjaga
kebersihan agar keindahan pantai
tetap terjaga. Selain itu, pengunjung harus berhati-hati karena ombak di beberapa bagian pantai cukup besar.
F.
Penggunaan Kata Depan
Kata depan adalah kata yang digunakan untuk
menunjukkan hubungan antara kata yang mengikutinya dengan bagian lain dalam
kalimat. Contoh kata depan diantaranya: di,
ke, dari, oleh, dengan, untuk, pada.
Kata depan biasanya menunjukkan: tempat, arah, asal, tujuan,
waktu, alat, pelaku atau sumber.
Dalam teks deskripsi, kata depan banyak digunakan
karena teks deskripsi sering menjelaskan letak, posisi, arah, asal, dan
keberadaan suatu objek.
Kata Depan yang
Sering Digunakan dalam Teks Deskripsi:
Kata Depan di
Kata depan dapat berfungsi untuk menunjukkan keterangan
tempat, dan waktu. Dalam penulisannya pun harus dipisah. Contohnya: Di pagi hari, Ibu sudah ada di pasar.
Kata Depan ke
Kata depan ke digunakan untuk menunjukkan arah atau
tujuan. Contohnya: “Ayah mengarahkan agar aku berbelok ke kiri.” “Aku berjalan ke tepi pantai”
Kata Depan dari
Kata depan dari digunakan untuk menunjukkan asal, sumber,
atau arah awal. Contoh: “Wisatawan datang dari berbagai daerah.” “Air sungai itu mengalir dari pegunungan.” “Dari kejauhan, gunung terlihat sangat
indah.”